Karya : Drs. Oan Hasanuddin, RO., Akp., MA.
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Minggu, 27 November 2011
Tafsir Mars PLH SMA Negeri 8 Pekanbaru
Judul : Mars PLH SMA Negeri 8 Pekanbaru
Karya : Drs. Oan Hasanuddin, RO., Akp., MA.
Karya : Drs. Oan Hasanuddin, RO., Akp., MA.
Senin, 14 November 2011
Rancangan Solusi Masalah Lingkungan-Demam Berdarah
Apa itu Demam Berdarah?
Demam berdarah adalah penyakit yang disebabkan oleh virus Dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Demam Berdarah (Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus) dan dapat menyebabkan KEMATIAN.
Di mana Nyamuk Demam Berdarah Berkembang Biak?
Di tempat-tempat penampungan air bersih di dalam rumah maupun di sekitar lingkungan kita, seperti : bak mandi/WC, tempayan, drum, tempat minum burung, vas bunga/pot tanaman air, kaleng bekas, ban bekas, botol, tempurung kelapa, plastik yang dibuang di sembarang tempat, talang air yang rusak dan saluran air hujan yang tidak lancar, pagar atau potongan bambu yang berlubang, dsb.
Apa tanda/gejalanya?
• Mendadak panas tinggi selama 2 sampai 7 hari.
• Tampak lemah dan lesu.
• Timbul bintik-bintik merah pada kulit.
• Sering terasa nyeri di ulu hati.
• Kadang-kadang terjadi perdarahan di hidung (mimisan) dan di bawah kulit.
• Kadang terjadi muntah atau berak darah.
• Bila sudah parah, penderita gelisah, tangan dan kaki dingin serta berkeringat. Bila tidak segera ditolong dapat menimbulkan kematian.
Bagaimana Cara Menanganinya?
1. Preventif
Kegiatan preventif yang dapat dilakukan untuk mencegah penyebaran demam berdarah ini,
salah satunya adalah menjaga kebersihan lingkungan, seperti selokan-selokan dan air yang menggenang.
Selanjutnya, melalui penyuluhan tentang demam berdarah. Dengan mengikuti penyuluhan-penyuluhan yang diadakan oleh dinas kesehatan (misalnya), kita dapat mengetahui lebih dalam tentang apa itu demam berdarah dan bagaimana cara penyebarannya.
2. Kuratif
Untuk pasien yang terkena demam berdarah, sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit untuk diopname dan ditangani lebih lanjut.
Berikut penanganan dini untuk pasien yang terkena gejala demam berdarah :
• Beri minum sebanyak mungkin.
• Kompres agar panasnya turun.
• Berikan obat penurun panas, misalnya Paracetamol.
• Segera bawa ke Poliklinik, Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat!
3. Rehabilitatif
Kegiatan rehabilitatif dapat dilakukan salah satu caranya dengan melakukan fogging, baik dari dinas pemerintahan maupun melakukannya sendiri. Fogging akan segera dilakukan jika sudah diketahui ada salah seorang masyarakat yang terkena demam berdarah. Ini merupakan salah satu bentuk pengurangan dari penyebarannya.
4. Promotif
Kegiatan promotif dapat dilakukan dengan cara melakukan 3M. Pemberantasan sarang nyamuk (PSN) merupakan tindakan untuk memutus mata rantai perkembangan nyamuk. Tindakan PSN terdiri atas beberapa kegiatan antaranya dengan 3M, yaitu : Menguras, Menutup, dan Mengubur tempat-tempat yang sering dijadikan perkembangbiakan nyamuk.
Source :
Data
Picture
Senin, 17 Oktober 2011
K3LH
Gambar di atas adalah hasil pengamatan saya tentang tugas yang diberikan oleh Abi Oan. Saya memilih Mbak yang menjadi penolong kebersihan di rumah saya. Berikut adalah hasil observasi saya terhadap K3LH terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh Mbak di atas.
| Jenis Bahaya | Risiko | Konsekuensi |
| Faktor Fisik § Suhu panas. | § Biang keringat, Dehidrasi | § Kelelahan. |
| Faktor Kimia § Air sabun detergen yang digunakan. | § Kulit | § Tangan gatal-gatal dan alergi |
| Faktor Ergonomic § Duduk membungkuk terlalu lama pada saat menyetrika. § Posisi kaki yang tidak terlalu nyaman. § Meletakkan pakaian yang sudah disetrika pada bagian di belakang tubuhnya. § Membersihkan peralatan rumah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dengan kemoceng. § Membungkukkan badan ketika memeras lap pel. | § Nyeri punggung § Kaki dan tangan § Nyeri punggung § Nyeri punggung § Nyeri punggung | § Sakit pinggang § Pegal § Kelelahan § Kesemutan § Sakit leher § Kejatuhan barang § Sakit pinggang § Pegal § kelelahan |
| Faktor Psikososial § Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. § Tingkah laku tuan rumah yang bermacam-macam. § Kurang baiknya komunikasi antara tuan rumah dengan pekerja. | § Stress § Stress § Tuan rumah tidak tenang dan pekerja tidak bisa bekerja dengan baik | § Mialgia, loss concentration. § Pusing. § Pusing, loss concentration. |
| Alat Perlindungan Diri dan Sterilitas Peralatan untuk Bekerja § Tidak menggunakan alat pernapasan ketika menyapu lantai. | § Infeksi | § Sesak napas. |
| Kecelakaan dalam Bekerja § Alat-alat rumah yang tiba-tiba jatuh karena tidak tertata dengan baik. § Terjatuh ketika mengepel lantai. § Terkena setrika | § Anggota tubuh § Tulang duduk. § Kulit | § Luka (bisa ringan atau serius). § Memar, kelumpuhan. § Melepuh, kerusakan pada kulit |
2. Analisa Semikualitatif
| Tingkat Keparahan | Kemungkinan Terjadi | ||||
| Jarang Terjadi (1) | Kurang mungkin terjadi (2) | Mungkin terjadi (3) | Sangat Mungkin terjadi (4) | Hampir Pasti terjadi (5) | |
| (1) Tidak ada pengaruh | | | | | |
| (2) Pengaruh sangat ringan | § Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. (2) | § Tingkah laku tuan rumah yang bermacam-macam (4) | | | |
| (3) Pengaruh ringan | § Kurang baiknya komunikasi antara tuan rumah dengan pekerja. (3) | | § Suhu panas (9) § Membersihkan peralatan rumah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dengan kemoceng. (9) § Membungkukkan badan ketika memeras lap pel. (9) | § Posisi kaki yang tidak terlalu nyaman. (12) | § Duduk membungkuk terlalu lama pada saat menyetrika.(15) § Meletakkan pakaian yang sudah disetrika pada bagian di belakang tubuhnya. (15) |
| (4) Pengaruh serius | | | | § Terkena setrika. (16) | § Air sabun detergen yang digunakan(20) § Tidak menggunakan peralatan apapun untuk alat pernapasan ketika menyapu lantai. (20) |
| (5) Pengaruh fatal | § Alat-alat rumah yang tiba-tiba jatuh karena tidak tertata dengan baik. (5) § Terjatuh ketika mengepel lantai. (5) | | | | |
| NO. | HAZARD | SKOR | TAFSIRAN |
| 1. | § Air sabun detergen yang digunakan. § Tidak menggunakan peralatan apapun untuk alat pernapasan ketika menyapu lantai. | 20 | § Hampir pasti terjadi. § Pengaruh serius. |
| 2. | § Terkena setrika. | 16 | § Sangat mungkin terjadi. § Pengaruh serius. |
| 3. | § Duduk membungkuk terlalu lama pada saat menyetrika. § Meletakkan pakaian yang sudah disetrika pada bagian di belakang tubuhnya. | 15 | § Hampir pasti terjadi. § Pengaruh ringan. |
| 4. | § Posisi kaki yang tidak terlalu nyaman. | 12 | § Sangat mungkin terjadi. § Pengaruh ringan. |
| 5. | § Suhu panas. § Membersihkan peralatan rumah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dengan kemoceng. § Membungkukkan badan ketika memeras lap pel. | 9 | § Mungkin terjadi. § Pengaruh ringan. |
| 6. | § Alat-alat rumah yang tiba-tiba jatuh karena tidak tertata dengan baik. § Terjatuh ketika mengepel lantai. | 5 | § Jarang terjadi. § Pengaruh fatal. |
| 7. | § Tingkah laku tuan rumah yang bermacam-macam | 4 | § Kurang mungkin terjadi. § Pengaruh sangat ringan. |
| 8. | § Kurang baiknya komunikasi antara tuan rumah dengan pekerja. | 3 | § Jarang terjadi. § Pengaruh ringan. |
| 9 | § Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. | 2 | § Jarang terjadi. § Pengaruh sangat ringan. |
| NO. | HAZARD | PENGENDALIAN |
| 1. | § Air sabun detergen yang digunakan. § Tidak menggunakan peralatan apapun untuk alat pernapasan ketika menyapu lantai. | § Menggunakan sarung tangan ketika memeras lap pel. § Memakai masker untuk menghindari debu lantai. |
| 2. | § Terkena setrika. | § Bersikap lebih berhati-hati dan tidak terburu-buru. |
| 3. | § Duduk membungkuk terlalu lama pada saat menyetrika. § Meletakkan pakaian yang sudah disetrika pada bagian di belakang tubuhnya. | § Sediakan meja yang sesuai dengan tinggi tubuh. § Mengubah posisi, sehingga pakaian dapat diletakkan di samping tanpa perlu repot-repot memutar tubuh. |
| 4. | § Posisi kaki yang tidak terlalu nyaman. | § Menggunakan kursi atau merelaksasi posisi tubuh setiap 30 menit sekali. |
| 5. | § Suhu panas. § Membersihkan peralatan rumah yang terlalu tinggi atau terlalu rendah dengan kemoceng. § Membungkukkan badan ketika memeras lap pel. | § Minimal harus ada kipas angin. § § Gunakan alat yang memeras lap pel secara otomatis, atau memutar kain pel. |
| 6. | § Alat-alat rumah yang tiba-tiba jatuh karena tidak tertata dengan baik. § Terjatuh ketika mengepel lantai. | § Berhati-hati dan memperhatikan keadaan sekitar. § Merapikan barang-barang rumah tangga dengan rapi dan disusun secara baik. |
| 7. | § Tingkah laku tuan rumah yang bermacam-macam | § Adanya saling menghargai dan bersikap baik antara satu sama lain. |
| 8. | § Kurang baiknya komunikasi antara tuan rumah dengan pekerja. | § Tidak mementingkan diri sendiri dan lebih banyak berkomunikasi antara satu dengan yang lain. |
| 9. | § Jam kerja yang lama/ istirahat kurang. | § Diberi jadwal, misalnya dua kali seminggu dengan batasan waktu sekitar 2 jam bekerja. |
Langganan:
Postingan (Atom)
















